13 Jun 2011

Air Terjun Madakaripura

halo halo... 
ada hal terlewat yang mau saya ceritakan. tahun 2009 silam saya bersama beberapa orang sepupu melakukan perjalanan menuju gunung bromo, hal itu kami lakukan dalam rangka mengisi waktu liburan saja, tidak lebih. kami (yang terdiri dari aku, edo, mas nunu, dan senda) melakukan perjalanan menuju gunung bromo menggunakan sepeda melalui jalur berangkat via tumpang - poncokusumo. berangkat siang sekitar jam 1, kami sampai di lautan pasir sekitar jam 3, dan perjalanan menuju camp ground bromo membutuhkan waktu lebih lama dari yang kami kira. karena musim kering dan tanah lautan pasir seringkali menenggelamkan kaki dan ban sepeda motor yang kami kendarai.
inilah pemandangan lautan pasir bromo dari arah tumpang
sekitaran pukul 19.30 kami baru berhasil naik ke camp ground, segera mendirikan tenda, memasak untuk makan malam dan langsung beristirahat karena perjalanan memutari gunung bromo lewat lautan pasir menghabiskan tenaga kami begitu banyak. kami beristirahat hingga subuh, segera menunaikan ibadah, dan bersiap untuk menikmati pemandangan bromo.
senda dan tenda kami

sunrise view dari camp ground bromo
setelah hari agak siang kami melanjutkan perjalanan menuju air terjun madakaripura.air terjun ini terletak di kecamatan Lumbang Probolinggo. perjalanan dari daerah atas bromo ke bawah menuju jalan masuk air terjun kira-kira sekitar 1 jam melalui jalan berliku. begitu masuk tempat wisata, kami memarkir motor didepan warung-warung yang berada disana, lalu melanjutkan perjalanan menuju lokasi dengan berjalan kaki. disini kami ditemani oleh penduduk setempat yang bekerja sebagai guide. aku sih agak lupa nama masnya, tapi mas ini yang menceritakan kondisi serta sejarah air terjun ini. yang aku ingat dari cerita mas guide, air terjun ini biasa digunakan patuh gajah mada untuk mandi. wah semakin penasaran sama bentuk air terjunnya, apalagi masnya bilang kita harus melalui rangkaian air terjun dulu untuk mencapai telaga utama. wow?
sekitar 20 menit berjalan kaki, kami bertemu dengan warung gorengan serta penyewaan payung. disitu aku bertanya-tanya, emang seberapa gede sih air terjunnya kok sampai harus payungan segala. kami memutuskan untuk tidak berpayung dan tetap melanjutkan perjalanan, yakni menyeberangi sungai untuk menuju sisi yang melindungi kami dari curahan air, begitu kata mas guide. 
10 menit menyusuri sungai kami sampai di titik air terjun curah. mau tidak mau baju kami harus basah karena untuk menuju telaga kami harus menyeberang melewati air terjun tersebut. Subhanallah, sungguh indah ternyata pemandangan air terjun curah yang tadi kami lalui, ketika sampai di titik tepi sungai yang kering. 
view air terjun curah yang indah
gambar air terjun curah ini kami ambil dari sisi dalam. sehingga jika ingin kembali pulang, kami harus melalui air terjun itu lagi, yang berarti kami harus berbasah-basah kembali. mas guide kami berkata kami beruntung datang ketika musim seperti ini, karena telaga dan air terjun madakaripura utama tidak setiap hari bisa dikunjungi. yapp, air terjun dan telaga madakaripura hanya bisa dikunjungi saat air sungai tidak meluap sehingga jalannya masih bisa dilalui. setelah bersitirahat beberapa saat, kami melanjutkan perjalanan ke telaga. untuk menuju telaga kami harus melewati tebing seperti yang ada dihadapan kami ini.
Senda dan tebing telaga
terlihat digambar, senda sedang nurunin jalan setapak dari telaga. dan sedikit naik keatas sana, kami sampai akhirnya di telaga dan air terjun madakaripura yang indah ini. tak ada kalimat yang bisa menggambarkan keindahannya. ini ada beberapa gambar yang kami ambil dari berbagai sisi
Air terjun utama dari rangkaian Air Terjun Madakaripura. serasa habis jatuh ke lubang ya? ^__^  
edo sedang mengambil air suci. air ini dikeramatkan dan dipercaya punya banyak khasiat. wallahualam :)

saya dan telaga air terjun Madakaripura. konon dalam telaga ini lebih dari 7 meter 
sungguh bersyukur kami bisa diberi waktu luang untuk mengunjungi air terjun madakaripura ini pada saat yang tepat, sehingga bisa menikmati keindahan air terjun ini. dan segala lelah kami terbayar lunas pada saat itu juga.

namun dari segala kelebihan ini, tak akan menghalangiku untuk menulis kekurangan akan wana wisata yang mega indah ini. yang paling kerasa banget adalah kotornya lingkungan air terjun serta sungai oleh sampah, sepanjang perjalanan kami menuju ke telaga dan air terjun. hal ini kami rasa adalah akibat dari kurangnya kesadaran para pengunjung untuk tidak membuang sampah dilingkungan wisata. 
yang paling kukecam adalah sampah plastik. bayangkan saja apa yang ada dipikiran pengguna air yang mengalir dari sungai ini kalau kondisi dari hulu sungai saja sudah sebegitu kotor dengan sampah plastik dan jajanan dari pengunjung air terjun?
melihat hal tersebut, mas nunu punya ide inisiatif untuk mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan disepanjang jalan setapak yang kami lalui di jalur menuju air terjun madakaripura. sambil sesekali menyumpahi para pembuang sampah yang tidak punya kesadaran ini (kalau kamu yang sedang membaca merupakan salah satu orang tersebut, maka aku pribadi minta maaf sekaligus memintamu untuk tidak lagi mengulang perbuatan membuang sampah di alam seenaknya, lagi). 
jadilah kami pulang dengan tampak depan seperti pemulung. hehehe.
selain sampah, nampaknya publikasi pihak terkait setempat mengenai air terjun ini kurasa masih kurang. terlihat dari perawatan lokasi wisata, serta kondisi pengelolaan kelembagaan pariwisata yang belum sepenuhnya tertata antara penduduk sekitar dengan dinas terkait.  hal ini terasa dari tarikan liar dengan alasan membersihkan motor / mobil yang masih terjadi dan bahkan menjadi mata pencaharian penduduk sekitar lokasi wisata.  
maka aku harap saat kembali kesana nanti aku sudah tidak melihat yang seperti itu lagi. bayangkan apabila ada wisatawan manca yang sedang melakukan backpacker kesana? apa yang menjadi komentarnya coba?
harapanku kedepan semoga setidaknya dua hal yang buatku menjadi kekurangan ini bisa segera diatasin, dan kembali menjadi objek wisata yang dikunjungi tidak kalah dengan wisata induknya, yakni Great Mountain of Bromo.

air serta telaga yang dikeramatkan untuk upacara pemeluk agama hindu,, perjalanan melalui jalan setapak yang indah melewati hutan belantara,, air terjun curah yang indah,, dan juga keramahan khas penduduk indonesia. begitu banyak hal yang akan dirindukan sepulang dari tempat ini. 
so, buat kalian yang berpikir ingin berjalan-jalan keluar negeri, sudahkah jalan-jalan ke air terjun madakaripura? ^___^

Tidak ada komentar: